Rekan kami dari ImpulseRadar USA baru-baru ini berkesempatan untuk mendemonstrasikan Raptor-45 3D GPR Array di situs Fort, Kota St Mary yang bersejarah, dan kami mengucapkan terima kasih kepada Dr Tim Horsley atas kesempatan ini. Raptor terbukti semakin berguna untuk menyelidiki situs arkeologi penting dengan cepat dan efisien.

Ground-penetrating radar (GPR) memberi para arkeolog cara untuk secara non-destruktif dan non-intrusif mencitrakan dunia yang tersembunyi dan hilang di bawah. GPR mudah digunakan dan menawarkan resolusi data terbaik dibandingkan dengan teknologi geofisika lainnya. Data GPR membantu para arkeolog membuat keputusan berdasarkan informasi tentang cara mengelola situs dan lokasi penggalian. Namun, Raptor dapat membuat proses ini secara signifikan lebih efisien dengan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data di area yang luas.

Dikombinasikan dengan Perangkat lunak pengolah Condor 3D GPR, Anda dapat mengolah data Raptor dengan cepat dan mudah. Anda bahkan dapat menghasilkan gambar detail bawah permukaan segera setelah pengumpulan data untuk dilihat saat masih di lapangan.

Kunjungi kami halaman aplikasi arkeologi untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana solusi GPR kami dapat bermanfaat bagi proyek arkeologi Anda berikutnya.

Sebuah Raptor-45 3D GPR Array terpasang pada sebuah traktor untuk memindai bawah permukaan sebuah situs arkeologi.