Artikel berikut ini awalnya diterbitkan dalam edisi Maret 2018 dari Majalah Teknik Sipil ASCE (hal.38-39).

KONSULTAN di GEL Geophysics LLC, sebuah perusahaan konsultan teknik utilitas geofisika dan bawah permukaan yang berbasis di Charleston, Carolina Selatan, bekerja sama dengan Ontario, California, kantor David Evans and Associates Inc., sebuah perusahaan konsultan profesional, telah menggabungkan teknologi survei yang ada untuk membuat sebuah sistem yang jauh lebih dari sekadar jumlah bagian-bagiannya. Inovasinya adalah sistem multi-sensor yang melakukan survei 3-D ruang di atas dan di bawah tanah.

Sistem ini menggabungkan lidar 3-D, fotogrametri 3-D, dan radar penembus tanah (GPR) 3-D berkecepatan tinggi di antara alat geofisika konvensional lainnya untuk membuat survei yang komprehensif. Alat lidar dan GPR dapat digunakan secara bersamaan untuk mengumpulkan informasi dengan menghubungkannya ke SUV, atau dapat digunakan secara terpisah untuk mengumpulkan data yang kemudian digabungkan dengan informasi yang telah dikumpulkan dari alat tambahan.

Teknologi GPR telah tersedia selama lebih dari satu dekade, tetapi mengumpulkan gambar dalam 3-D menggunakan versi tradisional teknologi seringkali sangat lambat dan tidak praktis, menurut Matthew J. Wolf, chief technology officer di GEL Geophysics. Namun, ImpulseRadar, sebuah perusahaan GPR yang berbasis di Malå, Swedia, baru-baru ini mengembangkan radar yang mampu bekerja lebih cepat; versinya dapat mengumpulkan data saat kendaraan itu dipasang untuk melakukan perjalanan dengan kecepatan jalan raya, menurut Wolf.

Klik di sini untuk membaca artikel selengkapnya.